POKOK-POKOK FIKIRAN ASBAB AN-NUZUL DALAM AL-QUR’AN

  • Suhilman Suhilman

Abstrak

Al-Qur’an sebagai wahyu Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW. Isinya selalu dikaji dan dibahas secara terus menerus yang tidak pernah habis habisnya sampai hari kiamat,kerana isi kandungannya dapat diaktualkan dalam kondisi apapun,dan juga al-Qur’an diperlihara lansung oleh Allah SWT. Hal ini dinyatakan Allah dalam ayat 9 surat al-Hijr : نوظفاحل هل اناو ركذلا انلزن نحن انا ( رجحلا : 9 ) Artinya: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. Al-Qur’an dibaca oleh umat Islam baik yang paham artinya maupun yang tidak, bahkan secara khusus pada bulan Ramadhan umat Islam membaca sampai khatam berkali-kali dalam rangka mengikut para Nabi dan para sahabatnya. Al-Qur’an juga setiap tahun juga selalu diperingati waktu turunya pada bulan Ramadhan oleh umat Islam se-Dunia khususnya ummat Islam Indonesia mulai dari tingkat kampung sampai ke kota-kota besar, bahkan sampai ke Istana Negara. Untuk itu penulis ingin membahas masalah Pokok-Pokok Fikiran Asbab An-Nuzul Dalam Al-Qur’an. Mengingat kajian ini sangat luas disamping waktu yang sangat terbatas, maka penulis akan membatasi kajian ini sekitar masalah kata nazalah dan musytaq-nya dalam al-Qur’an pengertian nuzul al-Qur’an, pemakaian kata nazala dan musytaq-nya dalam al-Qur’an perbedaan kata inzal dan tanzil, proses nuzul al-Qur’an, waktu nuzul al-Qur’an, hubungan antara nuzul al-Qur’an dengan lailat al-qadar dan komunikasi Allah dan Rasul.

##submission.authorBiography##

Suhilman Suhilman
Dosen Tetap Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Referensi

Muhammad Fu’ad Abdu al-Baqi, al-Mu’jam al-Mufahras li al-Fadz al-
Qur’an, (Kairo: Dar al-Hadits, 1986).

M.Quraish Shihab,Wawasan Al-Qur’an, (Bandung: Mizan, 1996).

M. Quraish Shihab, Sahur bersama M.Quraish Syihab di RCTI (Bandung: Mizan,1997).
Raghib Al-Ashfahani, Mu’jam al-Fadz al-Qur’an, (Beirut :Dar al-Fikr,tt).
Al-Damaghani Hussein Ibnu Ali, al-Wujuh waal Nadadza’ir, (Beirut: Dar al-Ilmi li al-Malayin, 1977).
Muhammad Abduh, al-Mannar, (Beirut: Dar al-Fikr, tt).
Syahrur, al-Kitab wa al-Qur’an, (Damaskus : al-Ahali 1992).
Hassan al-Banna, Muqaddimah fi al-Tafsir, (Kairo:tp, tt).
Imam Suyuthi, al-Itqan, (Beirut: Dar al-Fikr, tt).
Abdul Halim Mahmud, Syahru Ramadhan, (Kairo: Dar al-Ma’rifah, 1981).
Muhammad Ahmad Ma’bad, Nafahaat min ‘Ulum al-Qur’an, (Kairo: Dar al-Salam 1996)
Abdu al-Fattah al-Qadhi, Tarikh al-Mushhaf al-Syarif, (Kairo: Maktabah Wa Mathba’ah al-Masyhad al-Hussainni, tt).
Majma’ al-Lughah al-‘Arabiyah Jumhuriyah Misr al-Arabiyah, Mu’jam
al-fadz al-Qur’an, (Mesir: al-Idarah al-‘Ammah li al-Mu’jamat wa Ihya
al-Turats, 1988).
Nasr Hamid Abu Zaid, Tektualitas Al-Qur’an, (Yogyakarta: LKIS, 1993).
Imam Bahruddin Muhammad Ibnu Abdullah al-Zarkasyi, al-Burhan fi ‘Ulum Al-Qur’an, (Beirut: Dar al-Fikr, 1988).
Diterbitkan
2017-07-17
##submission.howToCite##
SUHILMAN, Suhilman. POKOK-POKOK FIKIRAN ASBAB AN-NUZUL DALAM AL-QUR’AN. ISLAMIKA, [S.l.], v. 16, n. 2, juli 2017. ISSN 2502-7565. Tersedia pada: <http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/130>. Tanggal Akses: 23 okt. 2017
Bagian
Articles