Peran dan Tugas Guru dalam Melaksanakan 4 Fungsi Manajemen EMASLIM dalam Pembelajaran di Workshop

  • Yogia Prihartini UIN JAMBI
  • Wahyudi Buska UIN Sulthan Thaha Saifuddin
  • Nur Hasnah IAIN Bukit Tinggi
  • Muhammad Ridha Ds IAIN Kerinci

Abstract

Dalam dunia pendidikan, keberadaan peran dan fungsi guru merupakan salah satu faktor yang sangat signifikan. Guru merupakan bagian terpenting dalam proses belajar mengajar, baik di jalur pendidikan formal maupun informal. Oleh sebab itu, dalam setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan di tanah air, tidak dapat dilepaskan dari berbagai hal yang berkaitan dengan ek`sistensi guru itu sendiri. Pembelajaran pada hakikatnya adalah proses sebab-akibat. Guru sebagai pengajar merupakan penyebab utama terjadinya proses pembelajaran siswa, meskipun tidak semua belajar siswa merupakan akibat guru yang mengajar. Oleh sebab itu, guru sebagai figur sentral harus mampu menetapkan strategi pembelajaran yang tepat sehingga dapat mendorong terjadinya perbuatan belajar siswa yang aktif, produktif, dan efesien. Guru hendaknya dalam mengajar harus memperhatikan kesiapan, tingkat kematangan, dan cara belajar siswa.Maka Guru menempati posisi kunci dan strategis dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan untuk mengarahkan siswa agar dapat mencapai tujuan secara optimal. Untuk guru harus mampu menempatkan dirinya sebagai diseminator, informator, transmitter, transformator, organizer, fasilitator, motivator, dan evaluator bagi terciptanya proses pembelajaran siswa yang dinamis dan inovatif.

Author Biographies

Wahyudi Buska, UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Department of Arabic Language and Literature
Nur Hasnah, IAIN Bukit Tinggi
Department of Arabic Language Education
Muhammad Ridha Ds, IAIN Kerinci
Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

References

Ahmad Sjalabi. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang. 1973
Ali Imron. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Pustaka Jaya. 1996
Adams, H.F. dan F.G. Dickey. Basic Principles of Supervision. New York: Amerikan Book Company. 1959.
Alexander Mackie College of Advance Education. Supervision of Practice Teaching. Primary Program, Sydney, Australia. 1981
Ditjen Dikti Depdikbud, Wawasan Kependidikan Guru, Proyek Pengembangan Institusi Pendidikan Tinggi, Ditjen Dikti Depdikbud Jakarta. 1982
E. Mulyasa. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2005.
Gastill, Jhon.” A Definition of Democratic Leadership”, Leadership, ed. Keith Grint. Oxford: Oxford University Press. 2000.
Ibrahim Bafadal. Supervisi Pengajaran Teori dan Aplikasi dalam Membina Profesional guru. Jakarta: Bumi Aksara.1992
J. Winardi. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo. 2001
Jalaluddin dan Abdullah Idi. Filasafat Pendidikan. Jakarta: Gaya Media. 1997
Hendyat Soetopo dan Wasty Soemanto, Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan, Jakarta: PT Bina Aksara. 1984
Hasibuan, J.J., Ibrahim, dan A.J.E. Toen Lioe, Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 1991
Malayu S. P. Hasibuan. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. 2001
Mulyasa, E. Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2005.
Ngalim Purwanto. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. 1996
Oemar Hamalik. Psikologi Manajemen Penuntun Bagi Pemimpin. Bandung: Trigenda Karya. 1993
Pandji Anoraga dan Sri Suyati. Perilaku Keorganisasia. Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya. 1995
S. Nasution. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. 2005
Sardiman A.M. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers. 2010
Sukanto Reksohadiprodjo. Pengantar Manajemen. Jakarta: Universitas Terbuka. 1996
Syaiful Bahri Djamarah. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. 1999.
Sahertian, P.A. dan Frans Mataheru, Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional. 1981
Sanjaya, Wina. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media. 2011.
Soetopo, Hendiyat dan Wasty Soemanto. Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan. Tanpa Kota: Bina Aksara. 1984.
Thursan Hakim. Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara.2001
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. 2006. Jakarta: PB PGRI.
Uno, Hamzah B. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. 2009.
Winardi. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: Rineka Cipta. 2000
Wiles, J. dan J. Bondi. Supervision: A Guide to Practice. Second Edition. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company. 1986.
Published
2019-12-31
How to Cite
PRIHARTINI, Yogia et al. Peran dan Tugas Guru dalam Melaksanakan 4 Fungsi Manajemen EMASLIM dalam Pembelajaran di Workshop. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 19, n. 02, p. 79-88, dec. 2019. ISSN 2502-7565. Available at: <http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/327>. Date accessed: 02 july 2020. doi: https://doi.org/10.32939/islamika.v19i02.327.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.