Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika <p><img style="margin: 0px 20px 0px 0px; float: left; max-width: 300px; max-height: 450px;" src="https://ejournal.iainkerinci.ac.id/public/site/images/liaangela/buku.png" alt="Cover Islamika" width="264" height="373" /></p> <div style="text-align: justify;"> <div> <p><strong>Jurnal Islamika: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman</strong> ISSN<strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1457335289"><em> 2502-7565 </em></a></strong>(Electronic) ISSN <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1457335289"><em><strong>1693-8712</strong></em></a> (Print) <span class="ILfuVd">is a peer-reviewed journal</span> and scientific journal published by Institute for Research and Community Service, <strong><span style="color: #33cccc;">Institut Agama Islam Negeri Kerinci</span></strong>. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Islamic law, Islamic Economics, Islamic Family Law, philosophy, mysticism, history, art, theology, Quran and Sciences, Islamic Educational Issues, Family Issues, Religious Practice, and many more.</p> <p>Authors should submit only papers that have been carefully proofread and polished. Before submission please make sure that your paper is prepared using the journal paper template. The authors must refer to journal writing format and style Please download and use as a template for initial manuscript submission. This will ensure fast processing and publication. Any papers not fulfilling the requirements based on the guideline to authors will not be processed.</p> <div style="background: #f7f7f7; border-bottom: none; border-left: 6px solid #74bfdd; border-right: none; border-top: none; box-shadow: 0 5px 8px -6px rgba(0,0,0,.5); color: #333; padding: 0.875rem 1.5rem 0.875rem 0.875rem !important;"><strong><span style="color: #008000;"><span style="color: #ff6600;">Online Submission</span>.</span></strong></div> <p>We strongly prefer to receive manuscripts via our <strong>online submission system</strong>. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) directly to our office and check on the status of their manuscripts during the review process. First, kindly please register as an author, and then you should login to submit your papers. Please don´t forget to tick the author when you make a registration.</p> <p>The journal is open both domestically and abroad.</p> <div style="background: #f7f7f7; border-bottom: none; border-left: 6px solid #74bfdd; border-right: none; border-top: none; box-shadow: 0 5px 8px -6px rgba(0,0,0,.5); color: #333; padding: 0.875rem 1.5rem 0.875rem 0.875rem !important;"><span style="color: #008000;"><span style="color: #000000;"> All processes of article publication are</span> </span><strong><span style="color: #008000;"><span style="color: #ff6600;">Free of charge</span>.</span></strong></div> <p style="text-align: justify;">We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. By using our system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information) directly to our office and check on the status of Reviews their manuscripts during the review process.</p> <div style="background: #f7f7f7; border-bottom: none; border-left: 6px solid #de2d0f; border-right: none; border-top: none; box-shadow: rgba(0, 0, 0, 0.5) 0px 5px 8px -6px; color: #333333; padding: 0.875rem 1.5rem 0.875rem 0.875rem !important;">Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions. <br />Click: <a href="https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/user/register?source="><strong>Re</strong><strong>gister</strong></a> or <strong><a href="https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/login">Login</a> </strong></div> </div> </div> en-US zufriani@iainkerinci.ac.id (Zufriani) yokiirawan@iainkerinci.ac.id (Yoki Irawan) Fri, 21 Jan 2022 04:57:36 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Paradigma Penelitian Manuskrip Al-Qur’an: dari Diskursus ke Metodologi http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/817 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami metodologi penelitian manuskrip Al-Qur’an berdasarkan asumsi-asumsi dasar penelitian. Kebutuhan atas metodologi manuskrip Al-Qur’an didasarkan atas jumlah manuskrip Al-Qur’an yang banyak disimpan tidak hanya di Indonesia melainkan juga di negara lain, seperti Inggris, Belanda, Malaysia dsb. banyaknya manuskrip Al-Qur’an yang ditemukan berbanding terbalik dengan jumlah penelitian terhadap manuskrip Al-Qur’an. beberapa perguruan tinggi di Indonesia, khususnya prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir belum banyak yang memperkenalkan kajian ini kepada mahasiswanya. Hal ini disebabkan kurangnya literatur yang fokus membahas kajian manuskrip Al-Qur’an. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan literatur-literatur yang berkaitan dengan manuskrip Al-Qur’an. hasil penelitian ini menunjukan bahwa kajian atas manuskrip Al-Qur’an telah digunakan dalam penelitian atas sejarah Al-Qur’an. hal ini terlihat pada beberapa penelitian yang dilakukan oleh para orientalis yang membahas tentang sejarah Al-Qur’an seperti Alphonso Mingana, Christoph Luxenberg, Nabia Abbot serta metodologi <em>textual criticism criticism </em>yang diperkenal oleh para orientalis dalam mengkaji Al-Qur’an. Penelitian ini memberi kontribusi dalam memetakan diskursus kajian manuskrip Al-Qur’an dan juga menawarkan metodologi baru dalam penelitian manuskrip Al-Qur’an.</p> Achmad Yafik Mursyid Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/817 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Nilai-Nilai Spiritual dalam Upacara Tradisi Lopis Raksasa di Pekalongan http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/923 <p><em>The giant lopis tradition ceremony in Pekalongan is the one of cultural events called syawalan which the event is interested by local and foreign people. The problem of this study is how lopis can attract wider community. This research is descriptive qualitative research with data collection techniques using observations, interviews, and literature reviews. The collected data are the fact of field collecting and information about spiritual values in Pekalongan giant lopis tradition. It during the process of making giant lopis which the makers are advised to purify themselves first, then the manufacturing process begins with reading basmalah, continued with selawat during making lopis, and ended with hamdalah. The spiritual values attached to lopis symbolize interreligious harmony, human relation with other relatives, and relationship with God. However, it in the process of cutting giant lopis are sincerity and a form of submission to God. Thus, it is the values that attract an attention of visitors both local and foreign, in addition to the large lopis shape.</em></p> Maiyang Resmanti, Umu Hana Amini, ‘Ufairoh Shoofii Abiyyi, Divani Majidullah Syarief, Asep Yudha Wirajaya Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/923 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Cultural Relations: Javanese Elements in Macapat Metre Composed in Madura http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/757 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur sastra tradisional Jawa yang terdapat dalam teks macapat Madura. Dengan sumber utama naskah Sumenep, penelitian ini menggunakan analisis filologis terhadap teks tersebut. Dalam teori analisis intertekstual, artikel ini mengklaim menemukan unsur-unsur tradisi Jawa dalam teks Madura. Temuan ini penting untuk mendukung citra kompleks hubungan budaya kedua masyarakat yang diperkenalkan oleh beberapa sarjana. Dalam </em><em>artikel</em><em> ini, penelitian </em><em>sebelumnya</em><em> juga memberikan petunjuk tentang penyebaran luas bahasa Jawa dalam konteks Madura beberapa abad yang lalu.</em></p> Anasom Anasom, Nur Ahmad Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/757 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Harmonisasi Asuransi Syariah dalam Maqashid Syariah dan Perundangan di Indonesia http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/848 <p>Kajian tentang Asuransi Syariah telah dikaji dalam fatwa DSN-MUI Nomor 21/DSN-MUI/X/2001, yaitu Asuransi Syariah. Meskipun demikian bahwa perlu kembali untuk mengkaji dalam konsep Maqashid Syariah dan Peraturann Undang-undang di Indonesia. Mengacu pada kajiannya bahwa pendekatan yang diterapkan dalam tulisan ini beupa kajian kualitatif dengan sumber berupa fatwa DSN-MUI dan Peraturan yang terkait dnegan perasuransian secara umum. Dalam kesimpulan yang didapatkan bahwa pada dasarnya implementasi teori maqasid asy-syariah memberi warna baru dalam pembahasan asuransi. Ada titik temu antara tujuan ditetapkannya syariah dengan maksud diadakannya asuransi. Peranan asuransi dalam melindungi al-kulliyah alkhams bisa berupa ijabiyah (perwujudan), bisa juga berupa salbiyah (pencegahan/penolakan). Sehingga secara filosofis bahwa maksud dan tujuan seorang muslim dalam mengikuti program asuransi dengan niatan melindungi agama, jiwa, akal, keturunan, harta dan kehormatan. Secara esensial dapat dikatakan bahwa adanya prinsip-prinsip hukum asuransi, tidak bertentangan dengan syari‟at Islam. Prisnip-prinsip itu ditempatkan sebagai syarat sahnya akad dan termasuk syarat yang diakui, bukan syarat yang bertentangan dengan akad (mulghah). Justru keberadaannya memperkuat keberadaan tujuan akad asuransi yang telah terbentuk.</p> Muhammad Ilham Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/848 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Eksistensi Kebiasaan (‘Urf) Sebagai Sumber Hukum Perdagangan Internasional http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/890 <p><em>Kebiasaan </em><em>adalah</em><em> salah satu sumber hukum perdagangan internasional, dan dalam metodologi hukum Islam kebiasaan diistilahkan dengan ‘urf, adalah sebagai dalil/sumber hukumnya. Kebiasaan (‘urf) dalam pandangan metodologi hukum Islam ini dapat berlaku dalam hukum perdagangan internasional, mesti memenuhi kriteria-kriteria tertentu, dan sejalan dengan Nash (al-Quran dan Sunnah). Kebiasaan (‘urf) ini sendiri merupakan bagian dari natural-karektaristik yang hidup dalam masyarakat dunia, ia terbentuk secara sengaja maupun tidak sengaja dan alami. Sehingga kebiasaan itu tidak bisa dihilangkan atau didiskualifikasi, dan bahkan semakin mejadi trand masyarakat kontemporer, seperti perdagangan internasional secara online (e-commerce). Islam sebagai agama universal, dinamis, cocok untuk setiap waktu dan tempat, mengatur kebiasaan tersebut secara komprehensif. </em></p> <p><em> </em></p> Fauzi Muhammad, Hasbi Umar, Hermanto Harun Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/890 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Perempuan dalam Pendidikan Islam di Kerinci: Sejarah dan Perkembangan Pondok Pesantren Nurul Haq Semurup 1982-2002 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/1028 <p>Kerinci mempunyai sosok perempuan yang berperan di dunia pendidikan Islam yaitu Rafi’ah Karim, Ruqiyah Karim dan Kahdijah Maris. Ketiganya berperan melalui pendirian Pondok Pesantren Nurul Haq Semurup yang didirikan pada tahun 1982. Mereka membagi peran dalam pembangunan pesantren dimana Rafi’ah Karim sebagai pelaksana di lapangan, Ruqiyah Karim sebagai penyuplai dana dan iformasi pesantren, sedangkan Khadijah Maris sebagai pengurus administrasi serta sebagai tenaga pengajar. Peran pesantren Nurul Haq terhadap pendidikan Islam di Kerinci ialah selain sebagai penyedia layanan pendidikan, dalam kurun waktu 1982-2002 pesantren juga berperan di beberapa bidang seperti sosial, keagamaan dan kemasyarakatan, diantaranya sebagai pembuka jalan bagi pesantren-pesantren modern lainnya di Kerinci, bekerja sama dengan ulama setempat untuk perbaikan akhlak masyarakat seperti fenomena kenakalan remaja, konsumsi minuman keras dan judi sabung ayam pada masyarakat sekitar. Melalui kerja sama dengan ulama dan masyarkat sekitar pesantren juga mensosialisasikan penggunaan hijab secara syar’i kepada beberapa golongan masyarakat yang belum mengenakan hijab sesuai ketentuan Islam.</p> Khirpal Fikri, Saifullah S.A, Nelmawarni Nelmawarni Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/1028 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000 Problematika Pendidikan Agama Islam di Daerah Minoritas Muslim http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/1027 <p><em>Pendidikan agama Islam ialah pondasi utama untuk membentuk karakter manusia supaya menjadi pribadi yang berakhlakul karimah dan bermanfaat bagi sekitar, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW bahwasanya sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya. Pelaksanaan pendidikan agama Islam ini tentunya banyak menemui problem atau masalah. Dalam jurnal ini akan dikaji mengenai problematika pendidikan Agama Islam di daerah minoritas Muslim. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi problematika pendidikan agama Islam di daerah minoritas Muslim beserta solusinya. Secara umum problematika yang dihadapi dalam proses pendidikan Agama Islam di daerah minoritas Muslim yaitu adanya kebijakan yang diskriminatif oleh pemerintah setempat yang tentunya kurang menguntungkan lembaga-lembaga pendidikan Islam (madrasah), kurangnya guru PAI, kurangnya atau bahkan tidak adanya sarana prasarana penunjang proses pembelajaran pendidikan Agama Islam, lingkungan sekolah yang kurang mendukung serta kurangnya partisipasi masyarakat sekitar yang kurang bisa menerima pendidikan Agama Islam itu sendiri. Adapun solusi yang bisa dilakukan yaitu adanya peran aktif pemerintah untuk menegakkan kebijakan yang bepihak pada keberlangsungan lembaga-lembaga pendidikan Islam di daerah minoritas Muslim, dukungan prima dari sekolah kepada guru PAI dalam melaksanakan proses pendidikan agama Islam, bagi madrasah yang berada di daerah minoritas Muslim diharapkan mampu menggunakan strategi khusus supaya tetap eksis, serta bagi guru PAI sendiri diharapkan juga bisa kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran PAI dan mampu bersikap terampil, ulet, adaptif, dan toleran dalam kehidupan sosial, tanpa mengorbankan akidah. </em></p> Rizkika Agustin, Kasuwi Saiban, Mufarrihul Hazin Copyright (c) 2021 Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/1027 Fri, 21 Jan 2022 00:00:00 +0000