NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI SILATURAHIM MENJELANG RAMADHAN DI HAMPARAN RAWANG

  • Yasni Efyanti

Abstract

Dalam perkembangannya, budaya atau tradisi lahir seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam sebuah lingkungan. Dengan demikian tradisi itulah yang akan menjadi ciri yang membedakannya dengan daerah lain. selanjutnya tradisi yang berkembang ini bertujuan untuk menyatukan masyarakat dan memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran yang begitu arif bagi masyarakat. Dan inilah yang kemudian disebut dengan kearifan lokal.Salah satu tradisi yang masih terjaga yakni silaturahim menjelang ramadhan di Hamparan Rawang.Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan. Dari hasil penelitian maka dapatlah diketauhi bahwa bagaimana sebenarnya dalam tradisi ini mengandung makna yang sangat mendalam tentang jalinan kekerabatan antara “anak batino” dan “anak bajantan” akan selalu terjaga. Melalui tradisi silaturahim ini, meskipun harta pusaka keluarga dikelola oleh “anak batino” secara bergiliran melalui tradisi silaturahim ini “anak bajantan” dapat juga menikmatinya dari “ngatau bhauh” “anak batino” ke rumah “anak bajantan” sebelum Ramadhan.

References

Anshoriy Ch, Nasruddin, Sudarsono, 2007. Kearifan Lingkungan dalam Perspektif Budaya Jawa, CD-ROM, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Azra, Azyumardi.1999, Islam Reformis; Dinamika Intelektual dan Gerakan. Cet. I; Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Arif, Syaiful. 2010, Deradikalisasi Islam; Paradigma dan Strategi Islam Kultural. Cet. I; Jakarta: Koekoesan.

Bisri, Cik Hasan (ed.), 1998, Hukum Islam dalam Tatanan Masyarakat Indonesia. Cet. I; Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Machasin. 2012, Islam Dinamis Islam Harmonis; Lokalitas, Pluralisme, Terorisme. Cet. I; Yogyakarta: LkiS Group.

Muhaimin. 2001, Islam dalam Bingkai Budaya Lokal; Potret dari Cirebon. Cet. I; Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Madjid, Nurcholish.2000, Islam Doktrin dan Peradaban; Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan. Cet. I; Jakarta: Paramadina.

Nasution, Harun.1984,IslamDitinjaudariBerbagaiAspeknyaJilidII.Jakarta :UniversitasIndonesia, UIPress.

Sartini, 2004, Menggali Kearifan Lokal Nusantara; Sebuah Kajian Filsafat, Dosen Filsafat Kebudayaan, Fakultas Filsafat UGM, Jurnal Filsafat.

Suhartini, 2009, Kajian Kearifan Lokal Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Jurnal Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Yogyakarta: Univ. Negeri Yogyakarta.

Tim Penyusun Puslitbang Kebudayaan dan Pariwisata Kemendikbud, Bunga Rampai Kearifan Lokal di Tengah-tengah Modernisasi, CD-ROM, (Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, tt.)
Published
2017-03-06
How to Cite
EFYANTI, Yasni. NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI SILATURAHIM MENJELANG RAMADHAN DI HAMPARAN RAWANG. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, [S.l.], v. 16, n. 1, mar. 2017. ISSN 2502-7565. Available at: <https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/islamika/article/view/120>. Date accessed: 11 apr. 2021.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.