PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI SEBUAH SISTEM (Transformasi Input Menuju Output Yang Berkarakter)

Authors

  • Ahmad Jamin

Abstract

The system is a unity or totality of a number of components or elements stand alone and work together and influence each other are focused on achieving a goal. As where education in general, Islamic education is a system or a totality that consists of several components that bersdiri own education, mutual cooperation and interplay focused on achieving the educational goals that have been set. The components of the educational system that work together and interplay that is the basis and purpose of education, Input learners, educators and education personnel, curriculum, administration, facilities, budget (instrumental input), parents and the community, natural conditions, sociocultural, political, economic and others are input environment (environmental input) which directly or indirectly affect the educational process. However it is important to underlinei Islamic education system based on the ideology of tawhid sourced to al-Quran and al-Sunnah and ijtihad. Islamic education system aimed at developing fitrah (base potential) human to human resources that embody the character. Sistem adalah suatu kesatuan atau totalitas dari sejumlah komponen atau unsur berdiri sendiri dan bekerja sama serta saling mempengaruhi satu sama lain yang terarah pada pencapaian suatu tujuan. Sebagai mana pendidikan pada umumnya, pendidikan Islam merupakan sebuah sistem atau satu totalitas yang terdiri dari beberapa komponen pendidikan yang bersdiri sendiri, saling berkerja sama dan saling mempengaruhi yang terarah pada pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Adapun komponen sistem pendidikan yang saling bekerja sama dang saling mempengaruhi itu adalah dasar dan tujuan pendidikan, Input peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum, administrasi, sarana, anggaran (instrumental input),orang tua dan masyarakat, kondisi alam, sosial budaya, politik, ekonomi dan lain-lain merupakan masukan lingkungan (environmental input) yang secara langsung atau tidak langsung berpengaruh dalam proses pendidikan.Akan tetapi penting dgarisbawahi sistem pendidikan Islam berlandaskan kepada ideologi tawhid yang bersumber kepada al-Qur’an dan alsunnah dan ijtihad.Sistem pendidikan Islam diarahkan pada pengembangan fitrah (potensi dasar) manusia untuk mewujudkan SDM yang yang berkarakter.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ahmad Jamin

Dosen Pascasarjana STAIN Kerinci

References

Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, (Bandung : Rosdakarya, 1996)
Al-Hijazy, Manhaj Tarbiyah Ibnu Qayyim, (Jakarta : Pustaka al-Kautsar, 2001)
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai
Pustaka, 1995)
H.M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam : Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktis
BerdasarkanPendekatn Interdisipliner, (Jakarta : Bumi Aksara, 1993)
Hasan Langgulung, Manusia dan Pendidikan, (Jakarta : Pustaka al-Husna)
Made Pidarta, Landasan Kependidikan, (Jakarta : Kalam Mulia, 2002)
Muhammad Fadhil Jamaly, Filsafat Pendidikan dalam al-Qur’an, Penerjemah Zainal Abidin
Ahmad, (Jakarta : Pepara, 1981)
Omar Muhammad al-Toumy al-Svaibany, Falsafah pendidikan Islam, (Jakarta : Bulan
Bintang, 1979)\
Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam,(Jakarta : Kalam Mulia, 2006)
Roestiyah N.K, Masalah Pengajaran sebagai Suatu Sistem, (Jakarta: Rineka Cipta, 1994, )
Second World Conference on Muslim Education, International Seminar on Islamic
Concepts and Currculum, Recommendations, 15 to 20 March 1980, Islamabad.
Syed Naquib al-Attas, Konsep Pendidikan Islam, (Bandung : Mizan, 1986)
Umar Tirtaraharja dan La Sula, Pengantar Pendidikan, (Jakarta : Rineka Cipta, 199)
Zakiyah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta : Bumi Aksara, 2004)

Published

2016-08-18

Issue

Section

Articles