Alih Keberagamaan dalam Islam dengan Paradigma Ahkami, Falsafi, Dan Wijdani

Authors

  • Hamdan Adib IAIN Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.32939/islamika.v20i02.627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang paradigma yang dihasilkan oleh kegiatan intelektual orang beriman sebagai ciri alih keberagamaan umat Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (Library Research) teknik pengumpulan data dengan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil Kegiatan intelektual ini adalah ada tiga paradigma yang digunakan oleh orang beriman yang digunakan sebagai dasar alih keberagamaan yaitu paradigma ahkami, falsafi dan wijdani. Paradigma ahkami memiliki objek kajian wahyu tuhan dan sampai kepada keputusan hukum yang sifatnya nomratif dari ajaran Islam, kajianya berupa tafsir, ta’wil, takhrijul hadits dan sampai pembentukan ahkamul khomsah dalam fiqih. Kemudian paradigma falsafi memiliki objek kajian tentang pemahaman manusia tentang Tuhan. Objek kajian ilmu adalah keberagamaan tentang aqidah. Cara berfikir yang digunakan yaitu cara berfikir filosofis sehingga kebenaran rasio dan akal adalah kebenaran bagi pemahamanya. Paradigma wijdani memiliki objek kajian pengalaman manusia berada didekat Tuhan. Lingkup kajianya terbatas hanya pada perilku tassawuf orang beriman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, Abdul & Masaji antoro. 2015. Kumpulan Tanya Jawab Keagamaan. Yogyakarta: Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah.

Akmansyah, M. AL Qur’an dan Al Sunnah Sebagai Dasar Ideal Pendidikan Islam. Jurnal Ijtimaiya. Vol. 8 No. 2 (2015)

al Zarkoni, Muhammad Abi al Adzim. _ . Manahil al Irfanfi Ulum Al Qur’an. Mesir: Musthafa al baby al Halaby wa Syurakauh.

An Nabhani, Taqiyuddin. 2009. Daulah Islamiah. Terj. Umar Faruq. Jakarta: HTI Press

Ar Razi, Muhammad Umar. 1999. Mafatih al Ghayb al Tafsir al Kabir. Beirut: Dar Ihya’ al Turath al Araby.

Arif, Syamsuddin. Al Qur’an serangan Orientalis. Jurnal Al Insaan. Vol. 1 No. 1 (2005)

Bucaille, Maurice. 1979. bible. al Qur’an dan Sains. terj. M Rasyidi. Jakarta: Bulan Bintang.

Fattah, Abdul. Memaknai Jihad dalam Al Qur’an danTinjauan Historis penggunaan Itsilah jihad dalam Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 3 No. 1 (2016)

Izzam, Ahmad. _ . Metodologi ilmu tafsir. Bandung: Tafakur.

Jamrah, Suryana A. 2015. Studi Ilmu Kalam. Jakarta: Kencana.

Jasmi, Kamarul Azmi. _ . Siapa Allah? Dan Dongeng para Atheism: Al Baqarah 21-22 .Malaysia: UTM. .

Kadir, Muslim A. 2003. Ilmu Islam Terapan. Menggagas Paradigma Amali dalam Agama Islam. Kudus: IAIN Kudus.

Mahasnah, Muhammad Husain.2006. Pengantar Studi Sejarah Peradaban Islam. terj. Muhammad Misbah. Jakarta: Pustaka Al Kautsar.

Mahmud, Hasan Sein. 2020. Nukilan Tarikh. Jakarta: Pustaka kaji.

Nizhan, Abu. 2008. Buku Pintar Al Qur’an. Jakarta: Qultummedia.

Rifa’i, Ar & Muhammad Nasib. 1999. Kemudahan dari Allah: ringkasantafsir ibnu katsir. Jakarta: Gema Insani.

Sahari. 2017. Kontruk Pemikiran Tasawuf. Akar filosofis Upaya Hamba meraihderajat. Pontianak: IAIN Pontianakpress.

Salim, Amr Abdul Mun’im. 2011. Manhaj Salafi Syaikh AL Albani. terj. Asmuni. Bekasi: Darul Falah.

Shihab, M Quraish. 2019. Islam yang saya pahami: keragaman itu rahmat. Tangerang: Lentera Hati.

Siraj, Said Aqil. 2006. Tasawuf sebagai kritik sosial: mengedepankan Islam sebagai Inspirasi. bukan apresiasi. Bandung: Mizan.

Syafii. Dari ilmu Tauhid/ ilmu kalam ke teologi: analisis Epistemologis. Jurnl teologia. Vol. 23 No. 1 (2012)

Syakur, Mahlail. 2012. Tafsir kependidikan: Menelusuri Jejak Kisah AL Khadlir dalam Al Qur’an. Kudus: MASEIFA Jendela Ilmu.

Syarifuddin, Amir. 2008. Ushul Fiqih. Jakarta: Kencana.

Toichah, Moch. 2016. Aneka Pengkajian Studi Islam. Yogyakarta: LkiS.

Trygu. 2020. Studi Literatur Problem Based Learning untuk masalah Motivasi bagi siswa dalam belajar Matematika. Jakarta: Guepedia. 2020.

Ya’cub, Mihmidaty. 2018. Model Pendidikan Tasawuf pada Tariqah Shadhiliyah. Surabaya: Pustaka Media.

Yusuf, M Yunan. 2014. Alam Pikiran Islam Pemikiran Kalam: dari Khawarij ke Buya Hamka hingga Hasan hanafi. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2021-04-27

Issue

Section

Articles