Eksplorasi Etnomatematika pada Alat Musik Gordang Sambilan

  • Sofia Indriani Lubis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Abdul Mujib Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  • Hasratuddin Siregar Universitas Negeri Medan

Abstract

Budaya merupakan suatu kebiasaan yang mengandung unsur-unsur nilai penting dan fundamental serta dekat dengan kehidupan manusia dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa disekolah sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Mandailing merupakan salah satu etnik dari Sumatera Utara yang memiliki budaya adat istiadat, warisan, tradisi yang khas, dan berbeda dengan kebudayaan lain yang harus dilestarikan. Salah satu kebudayaan mandailing adalah Gordang Sambilan yaitu alat musik tradisional yang terdiri dari sembilan gendang dengan tinggi dan diameter yang berbeda sehingga menghasilkan nada yang berbeda dan dimainkan oleh 5-6 orang pemain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasikan konsep matematika apa saja yang ada pada alat musik Gordang Sambilan sehingga dapat diimplementasikan pada pembelajaran matematika di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat eksploratif tentang alat musik Gordang Sambilan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis konsep barisan aritmatika dan konsep geometri.

References

Fujiati, I. (2014). Keefektifan Model Pogil Berbantuan Alat Peraga Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis. Unnes Journal of Mathematics Education, 3(3).
Lubis, M, L. (1992). Sopo Godang Mandailing. Medan.
Marheni. (2005). Metode Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Mujib, A. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Menggunakan CRI pada Mata Kuliah KalkuluS II. Jurnal Mosharafa, 6(2), 181-192.
Mujib, A. (2018, April). Konflik Kognitif dalam Pembelajaran Kalkulus II. Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian (Vol. 1, No. 1, pp. 87-96).
Nasution, E. (2007). Tulila: muzik bujukan Mandailing. Areca Books.
Nasution, P. (2005). Adat Budaya Mandailing dalam Tantangan Zaman. Medan: Forkala.
Parinduri, M.B. (2013). Mangirurut Novel Budaya Mandailing. Medan: Deli Grafika.
Parinduri, M.B. (2016a). Gordang Sambilan sebagai Identitas Mandailing. Medan: Pusaka Mandailing.
Parinduri, M.B. (2016b). Ensambel Gordang Sambilan. Artikel. Medan: Pusaka Mandailing.
Putri, L.I, (2017). Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana Sebagai Sumber Belajar Matematika pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 4(1).
Wahyuni, I. (2015). Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Sidoarjo. Fenomena (Jurnal Penelitian Islam Indonesia), 15(2), 225-238.
Sardjiyo & Pannen, P. (2005). Pembelajaran Berbasis Budaya: Model Inovasi Pembelajaran dan Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jurnal pendidikan, 6(2), 83-98.
Supriadi, M. P. (2013). Pembelajaran Etnomatematika dengan Media Lidi dalam Operasi Perkalian Matematika untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Cinta Budaya Lokal Mahasiswa PGSD, makalah seminar nasional. Pendidikan Matematika SPS UPI.
Tanudirjo, D. A. (2003). Warisan Budaya untuk Semua: Arah Kebijakan Pengelola Warisan Budaya Indonesia di Masa Mendatang. Makalah disampaikan pada Kongres Kebudayaan V, Bukittinggi, 19-23.
Published
2018-08-15
How to Cite
LUBIS, Sofia Indriani; MUJIB, Abdul; SIREGAR, Hasratuddin. Eksplorasi Etnomatematika pada Alat Musik Gordang Sambilan. Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 1-10, aug. 2018. ISSN 2620-8911. Available at: <http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/edumatika/article/view/246>. Date accessed: 22 jan. 2019.
Section
Artikel