Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Fisika Berbasis STEM Materi Energi Kelas X
Kata Kunci:
energi, motivasi belajar, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran fisika, STEMAbstrak
Keberagaman karakteristik peserta didik menuntut guru menerapkan pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar setiap individu. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pembelajaran berdiferensiasi yang dipadukan dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis STEM serta mengetahui pengaruhnya terhadap motivasi belajar peserta didik pada materi energi kelas X. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Kota Malang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa peserta didik memiliki gaya belajar yang beragam, yaitu kinestetik (40%), auditori (30%), dan visual (28%). Berdasarkan karakteristik tersebut, pembelajaran dirancang melalui diferensiasi konten, proses, dan produk dengan mengintegrasikan aktivitas diskusi, proyek pembuatan sumber energi alternatif, presentasi, serta penggunaan berbagai media pembelajaran berbasis STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik meningkat pada seluruh indikator, dengan rata-rata peningkatan sebesar 28%, dari 50% sebelum pembelajaran menjadi 78% setelah pembelajaran. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator perhatian, sedangkan peningkatan terendah terdapat pada indikator keterlibatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbasis STEM mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna sehingga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran fisika.


