Studi Living Qur’an Tentang Pembacaan Surah Al-Fatihah Berirama di Rawang Kabupaten Kerinci

  • Fauzi Imam Institut Agama Islam Negeri Kerinci
  • Oga Satria Institut Agama Islam Negeri Kerinci
Keywords: Living Qur’an, al-Fatihah, budaya lokal, langgam Nusantara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi al-Fatihah berirama yang dilakukan oleh masyarakat Hamparan Rawang, Sungai Penuh, pada kajian Living Qur’an. tradisi al-Fatihah berirama ini merupakan tradisi yang dilantunkan setiap acara keagamaan, dan hari-hari besar Islam di Rawang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi ini bermula dari pengajian yang dilakukan oleh generasi terdahulu, dengan pengajaran terhadap al-Qur’an, serta memberikan makna dan terjemahannya, yang bertujuan agar masyarakat tidak hanya sekedar membaca, akan tetapi memahami isinya. Kemudian pengajian tersebut dibacakan dengan menggunakan irama, dan nagham, yang merupakan adaptasi dari irama-irama budaya di Rawang. hal ini melahirkan perdebatan antara kelompok yang mendukung dan yang menolak. Temuan penelitian terhadap pembacaan al-Qur’an pada langgam Nusantara, menyimpulkan bahwa hadis yang digunakan untuk anjuran membaca al-Qur’an dengan nagham Arab, tidak Shahih. Sehingga irama-irama pembacaan al-Qur’an merupakan hasil ijtihad dari manusia. dengan demikian tradisi al-Fatihah berirama mencerminkan dinamika interaksi al-Qur’an dan budaya lokal menunjukkan bagaimana masyarakat Rawang menghidupkan al-Qur’an
dalam ekspresi religiusnya.

Downloads

Download data is not yet available.
CROSSMARK
Published
2026-04-13
DIMENSIONS