Tradisi Lisan Parno Adat Penyerahan Serta Adat Pernikahan Desa Koto Majidin
Abstrak
Parno oral tradition is one of the forms of oral literature of the Kerinci community that plays an important role in the implementation of customary handover and marriage ceremonies in Koto Majidin Village. Parno is delivered by customary elders, such as Depati and Ninik Mamak, using rhythmic language that contains customary expressions, proverbs, and life advice. This study aims to describe the form and function of the Parno oral tradition in customary handover and marriage ceremonies, to identify the local wisdom values embedded in it, and to analyze its implications for the sustainability of the oral tradition. This research employs a descriptive qualitative method through literature study and observation of Parno performances in customary ceremonies. The data are analyzed using cultural theme analysis with a holistic approach. The results show that the Parno oral tradition of Koto Majidin Village contains values of togetherness, morality, ethics, spirituality, and character education integrated with Islamic teachings. However, its existence faces challenges due to the declining understanding and interest of the younger generation. Therefore, preservation efforts through strengthening understanding and intergenerational transmission of Parno are essential.
Tradisi lisan Parno merupakan salah satu bentuk sastra lisan masyarakat Kerinci yang berperan penting dalam pelaksanaan adat penyerahan dan adat pernikahan di Desa Koto Majidin. Parno dituturkan oleh tetua adat, seperti Depati dan Ninik Mamak, dengan bahasa berirama yang mengandung ungkapan adat, peribahasa, serta petuah kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tradisi lisan Parno dalam adat penyerahan dan pernikahan, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis implikasinya terhadap keberlangsungan tradisi lisan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dan observasi terhadap pelaksanaan Parno dalam upacara adat. Data dianalisis menggunakan analisis tema kultural dengan pendekatan holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Parno adat Desa Koto Majidin mengandung nilai kebersamaan, moral, etika, spiritualitas, serta pendidikan karakter yang berpadu dengan ajaran Islam. Namun, keberadaan Parno menghadapi tantangan akibat menurunnya pemahaman dan minat generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui pemahaman makna dan pewarisan tradisi Parno adat secara berkelanjutan.
Unduhan
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Syafiq

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
