Sistem Pendidikan Pesantren dan Tantangan Modernitas

  • Gatot Krisdiyanto
  • Muflikha Muflikha
  • Elly Elvina Sahara
  • Choirul Mahfud Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Abstract

Abstract
The “Ayo Mondok” Movement is part of the pesantren's response to modernity. In the modern era like this, there are still many Muslim societies in Indonesia that make pesantren a reference for formal and informal educational institutions. Indeed, initially the pesantren was only traditional and only aimed to explore the science of religion. However, along with the modernization of the times, Islamic boarding schools have not only become institutions to explore religious sciences but also general science. This paper explains the history and development of pesantren, and how the system of pesantren education answers the challenges of modernity. To get the desired results, the research library was chosen by researchers as the research method in this study. The results of this study reveal that Islamic boarding schools are a gathering place for santri to get religious knowledge from a cleric. The beginning of the pesantren was only a simple hut which was built as a makeshift with the aim of getting closer to the kyai or the teacher intended for the purposes of studying religion. While the system of pesantren education is still using the book of salaf or more familiarly called kitab kuning.
 
Keywords: Islamic Boarding School, Modernity and Islamic Education
 
Abstrak
Gerakan Ayo Mondok merupkan bagian dari respon pesantren menghadapi modernitas. Di era modern seperti ini, masyarakat Muslim di Indonesia masih banyak yang menjadikan pesantren sebagai rujukan lembaga pendidikan formal maupun informal. Memang pada awalnya pesantren hanya bersifat tradisional dan hanya bertujuan untuk mendalami ilmu agama saja. Akan tetapi seiring dengan modernisasi zaman, pesantren tidak hanya menjadi lembaga untuk mendalami ilmu agama saja tetapi juga ilmu umum. Tulisan ini menjelaskan tentang sejarah dan perkembangan pesantren, dan bagaimana sistem pendidikan pesantren menjawab tantangan modernitas. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, maka  library research dipilih oleh peneliti sebagai metode penelitian dalam studi ini. Hasil dari kajian ini mengungkapkan bahwa pesantren merupakan tempat berkumpulnya para santri untuk mendapatkan ilmu agama dari seorang kyai. Awal mula pesantren hanya berupa pondok sederhana yang dibangun seadanya dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada kyai atau guru yang dituju untuk keperluan menimba ilmu agama. Sedangkan sistem pendidikan pesantren sampai sekarang masih tetap menggunakan kitab salaf atau lebih familiar disebut kitab kuning.
 
Kata Kunci: Pesantren, Modernitas dan Pendidikan Islam

References

Abdullah, Irwan dan Muhammad Zain & Hasse J (Eds). (2008). Agama, Pendidikan Islam dan Tanggung Jawab Sosial Pesantren, Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana UGM bekerja sama dengan Pustaka Pelajar.
Mahfud, Choirul. (2016). Politik Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
_____________. (2018). Chinese Muslim Community Development in Contemporary Indonesia: Experiences of PITI in East Java, Studia Islamika 25 (3).
Mas’ud, Abdurahman, dkk. (2002). Dinamika Pesantren dan Madrasah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Mas’udi, Masdar F. (1985). Mengenal Pemikiran Kitab Kuning, dalam Dawam Rahardjo (Ed.), Pergulatan Dunia Pesantren, Jakarta: P3M.
Matsuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren, Jakarta: INIS.
Muammar, Arfan. (2016). Islam Puritan di Pesantren, Surabaya: Refka Media Pertama.
Malik A. Fadjar. (1999). Reorientasi Pendidikan Islam, Jakarta: Fajar Dunia.
Nata, Abudin. (2006). Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: UIN Jakarta Press.
Naim, N. (2011). Teologi Kerukunan: Mencari Titik Temu dalam Keragaman. Teras.
Priyanto, Dwi. (2006). Inovasi Kurikulum Pesantren: Memproyeksikan Model Pendidikan Alternatif masa Depan, Ibda P3M STAIN Purwokerto, 4 (1).
Purbakawatja, Soegarda. (1976). Ensiklopedi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung.
Sujadi, Eko. (2017). Penerapan Pendidikan Karakter Cerdas Format Kelompok Untuk Meningkatkan Nilai Kejujuran Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1): 97-108
Sujadi, E., & Wahab, M. (2018). Strategi Coping Korban Bullying. Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(2), 21-32.
Wahjoetomo. (1997). Perguruan Tinggi Pesantren, Jakarta: Gema Insani Press.
Wirosukarto, Amir Hamzah, dkk. (1996). KH.Imam Zarkasyi dari gontor merintis pesantren modern, Ponorogo: Gontor Press.
Published
2019-06-30
How to Cite
KRISDIYANTO, Gatot et al. Sistem Pendidikan Pesantren dan Tantangan Modernitas. Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan, [S.l.], v. 15, n. 1, p. 11-21, june 2019. ISSN 2615-6547. Available at: <http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/337>. Date accessed: 23 aug. 2019. doi: https://doi.org/10.32939/tarbawi.v15i1.337.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.