Kepastian Hukum Pasca Pencabutan Perkara Perbankan Syariah (Studi kasus No. 04/Pdt.Eks/2024/PA.Sdn)

Authors

  • Lita Permana Juniati Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Lampung, Indonesia
  • Aziza Aziz Rahmaningsih Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32939/acm.v5i1.6882

Keywords:

Kepastian & Perlindungan Hukum, Pencabutan Perkara, Perbankan Syariah

Abstract

The withdrawal of a case in a sharia banking dispute raises legal issues related to legal certainty and protection for the parties, especially when the withdrawal is carried out without a court decision or peace deed. This research examines legal certainty after the withdrawal of sharia banking cases through case study No. 04/Pdt.Eks/2024/PA.Sdn at the Sukadana Religious Court. This case started with a customer's default in mudharabah and musyarakah contract-based financing, which resulted in the filing of a request for execution by a sharia bank, but was later withdrawn due to an out-of-court settlement. Normatively, Articles 271-272 HIR provide the right to withdraw cases, but do not strictly regulate the legal consequences after revocation, thereby creating a vacuum of norms and legal uncertainty regarding the legal position of the parties. This research uses a normative juridical method with an empirical normative juridical approach, supported by primary and secondary data. The research results show that the withdrawal of the case returns the parties to their original state (status quo ante) without executive certainty. This condition causes the loss of legal basis for creditors to carry out execution if the debtor defaults again. Apart from that, the revocation reflects the absence of norms in civil procedural law and weakens legal protection for creditors in resolving sharia banking disputes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adinda septiani, ovia rahmawati, a. S. H. S. (2026). Analisis hambatan pelaksanaan eksekusi putusan hakim perdata dan upaya penyelesaiannya di indonesia. Jurnalhukumdankewarganegaraan, 16(6). Https://doi.org/10.33476/ajl.v12i1.1919.2

Amalia, c. R., hidayah, a. N., syariah, h. P., & purwokerto, u. M. (2024). Penyelesaian sengketa perbankan syariah di luar pengadilan agama. 3(1), 15–26.

Anisyaniawati; fauzan naufal kusuma; haifa zanati; hemmalika. (2025). Konsep hukum dan keadilan dalam pemikiran gustav radbruch. Praxis: jurnal filsafat terapan, 3(1), 1–14. Https://doi.org/10.11111/praxisa.xxxxxxx

Aziz, m. M., & sabiq, f. (2025). Efektivitas penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama. Jurnal hukum ekonomi syariah, 4(2), 154–160. Https://doi.org/10.37968/jhesy.v4i2.1318

Bagenda, c., viana, w. O., & utama, l. (2025). Tinjauan normatif terhadap mekanisme eksekusi perkara perdata di luar pulau jawa dan madura berdasarkan rbg dan undang-undang nomor 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman. Jurnal kolaboratif sains, 8(12), 8755–8762. Https://doi.org/10.56338/jks.v8i12.8405

Baihaki, a., & prasetya, m. R. B. (2021). Kewenangan absolut pengadilan agama dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 93 / puu- x / 2012. Krtha bhayangkara, 15(2), 289–308.

Bediona, k. A. A., herliansyah, m. R. F., nurjaman, r. H., & syarifuddin, d. (2024). Analisis teori perlindungan hukum menurut philipus m hadjon. Das sollen: jurnal kajian kontemporer hukum dan masyarakat, 2(01), 1–19. Https://doi.org/10.11111/dassollen.xxxxxxx

Bidasari, a., maria, a., djou, g., utami, n. F., & raudhoh, h. S. (2025). Kekuatan eksekutorial akta perdamaian dalam perkara sengketa ekonomi perspektif hukum perdata the executorial power of a peace deed in economic disputes from a civil law perspective. 8(6), 3835–3843. Https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.7915

Dikae, c., gulo, z., & rudiyanto, a. (2025). Revitalisasi posisi jaksa sebagai dominuslitis dalam mewujudkan peradilan cepat. Justitia et pax, 41(2), 268–299. Https://doi.org/https://doi.org/10.24002/jep.v41i2.11155

Heriyanto. (2020). Dualisme penyelesaian sengketa perbankan syariah di indonesia. 1(2).

Hirsanuddin, s. (2021). Perlindungan hukum bagi para pihak (kreditur dan debitur) melalui parate executie obyek hak tanggungan legal protection for parties (creditor and debtor) thorough parate execute object of mortgage. Jurnal ius kajian hukum dan keadilan, 9(1), 45–53. Https://doi.org/https://doi.org/10.29303/ius.v9i1.890

Hudawati, s. N. (2020). Problematika hukum formil penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama. Jurnal penegakan hukum dan keadilan, 1(1), 17–40. Https://doi.org/10.18196/jphk.1102

Ismamudi, i., hartati, n., & sakum, s. (2023). Peran bank dan lembaga keuangan dalam pengembangan ekonomi: tinjauan literatur. Jurnal akuntansi neraca, 1(2), 35–44. Https://doi.org/10.59837/jan.v1i2.10

Leon andretti abdillah, sufyati hs, p., muniarty, indra nanda, s. D., retnandari, wulandari, adirasa, hadi, prasetyo, sarton sinambela, mansur, t., zuhrotun aulia, amir hamzah, h., firmansyah, soetji andari, b. R., & sukarman purba, gazi, i. S. (n.d.). Metodologi penelitian & analisis data comprehensive (i. K. Said subhan posangi & zaharah, eds.). Insania.

M. Alfathan, s. Dan s. (2025). Legal protection for creditors holding mortgage rights in cases of collateral objects derived from corruption crimes (study of bitung district court decision number 70/pdt.bth/2015/pn.bit). Jurnal hukum lex generalis, 6(9), 1–27.

Nasywa hafizah, tiara cantika pebytabella p,mutiya sari, r., & winanda, rully hidayatullah, h. (2025). Identifikasi variabel penelitian, jenis sumber data dalam penelitian pendidikan. Qosim : jurnal pendidikan, sosial & humaniora, 3(2), 256–270. Https://doi.org/10.62383/dilan.v2i2.1563

Nazwa aulia khusna hafizzah, putri purwaningsih, s. Y. H. (2025). Efektivitas penyelesaian sengketa ekonomi syariah di lingkungan peradilan agama : analisis empiris terhadap implementasi kewenangan berdasarkan undang-undang nomor 3 tahun 2006. Indonesian institute for corporate learning and studies (iicls), 6(4), 156–165. Https://doi.org/https://doi.org/10.47827/jer.v6i4.1711

Nurhikmah, e., tobing, d. C. P. L., aulia, z., sadina, a. S., richella, a., selvina, r., gracia, j. H., & djaja, n. (2025). Asas iudex non ultra petita dalam kasus wanprestasi dan implikasinya pada hak, kewajiban, dan etika beracara. Jurnal fakta hukum, 4(1), 37–53. Https://doi.org/https://doi.org/10.58819/jfh.v4i1.187

Nurrahmawaty. (2025). Justisia ekonomika default in musyarakah contract. 9(1), 1316–1329.

Penetapan perkara nomor 04/pdt/eks/2024/pa.sdn.pdf. (n.d.).

Puspitasari, d., sahril, i., & nesseri, j. (2024). Kepastian hukum bagi kreditur sehubungan pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 18/puu-xvii/2019 yang berdampak kerugian finansial. Jurnal hukum legalita, 6(2), 83. Https://doi.org/https://doi.org/10.47637/legalita.v6i2.1470

Putri mutia, s. (2026). Pencabutan perkara permohonan dalam hukum acara perdata : analisis putusan nomor 22 / pdt . P / 2025 / pn pdp. 4(1), 173–180.

Qomaruddin, h. S. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: perspektif spradley, miles dan huberman. Journal of management, accounting and administration, 1(2), 77–84. Https://pub.nuris.ac.id/journal/jomaa/article/view/93

Ralang hartati, s. (2021). Hambatan dalam eksekusi perkara perdata. 12(1). Https://doi.org/https://doi.org/10.33476/ajl.v12i1.1919

Ridwan roy, hizmawati madzin, deddi fasmadhy satiadharmanto, a. E. (2025). Kepastian hukum perbuatan melawan hukum dalam hukum ekonomi syariah. Falah: jurnal hukum ekonomi syariah, 8(1), 11–27. Https://doi.org/10.14710/nts.v15i2.35813

Shamara arminawan, a., yuhelson, & kencanawati, e. (2025). Kepastian hukum pembiayaan musyarakah pada perbankan syariah terkait eksistensi utang antara nasabah dan bank. Journal of innovation research and knowledge, 5(4), 7771–7782.

Supriyono, f. A. J. P. (2023). Sistem eksekusi perkara perdata yang efektif dan menjamin kepastian hukum. Jurnal ilmiah hospitality, 12(2), 105–112. Https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jih.v12i2.3099

Theresia, f., kusumawati, l., & aristo, e. (2022). Perlindungan hukum bagi pembeli beritikad baik yang dirugikan atas penetapan eksekusi berdasarkan akta perdamaian. 5(2), 235–260. Https://doi.org/10.20473/ntr.v5i2.34993

Wardati, l., ismail, m., hikmah, n. H., & akbar, m. A. (2025). Implementasi manajemen risiko dalam pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Ilmiah keislaman dan kemasyarakatan, 2(1), 160–174.

Zaini, m. (2025). Penguatan hukum perbankan syariah dalam sistem hukum indonesia. Jurnal kajian ilmu hukum:, 4(1), 65–77.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Juniati, L. P. ., & Rahmaningsih, A. A. (2026). Kepastian Hukum Pasca Pencabutan Perkara Perbankan Syariah (Studi kasus No. 04/Pdt.Eks/2024/PA.Sdn). Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA, 5(1), 42–55. https://doi.org/10.32939/acm.v5i1.6882

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.