Pencabutan Permohonan Eksekusi Hak Tanggungan dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah (Studi Perkara Nomor 5/Pdt.Eks/2023/PA.Sdn) Ditinjau dari Teori Maslahah Mursalah

Authors

  • Sela Saras Wati Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Lampung, Indonesia
  • Retanisa Rizqi Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Lampung, Indonesia
  • Aziza Aziz Rahmaningsih Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32939/acm.v5i1.6967

Keywords:

Eksekusi Hak Tanggungan; Sengketa Ekonomi Syariah; Maslahah Marsalah; Pengadilan Agama

Abstract

This study aims to analyze the factors underlying the revocation of a Mortgage Right execution request after the execution seizure stage in sharia economic disputes and examine this practice from the perspective of maslahah mursalah in Case Number 5/Pdt.Eks/2023/PA.Sdn at the Sukadana Religious Court. This study uses a qualitative method with an empirical juridical approach. Primary data were obtained from case file Number 5/Pdt.Eks/2023/PA.Sdn and the results of interviews with judges, clerks, and bailiffs at the Sukadana Religious Court. Secondary data were obtained through a literature review of relevant laws and regulations, legal literature, and previous research. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive analysis model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the revocation of a Mortgage Right execution request is influenced by interrelated legal, procedural, social, and economic factors. From a legal aspect, revocation is possible because there is no prohibition on revocation before the auction stage and it is based on a written peace agreement between the parties. From a procedural perspective, all stages of the execution have been carried out in accordance with legal provisions up to the execution seizure stage. From a social and economic perspective, revocation was chosen because it provides a more effective resolution space, reduces the potential for conflict, and is more efficient in terms of cost and time. From a maslahah mursalah perspective, this practice reflects an effort to realize the public interest through protecting creditors' rights, preventing greater losses, and resolving disputes more proportionally. The novelty of this research lies in the analysis of the phenomenon of revocation of Mortgage Right execution requests after the execution seizure stage in sharia economic disputes through an empirical juridical approach and a maslahah mursalah perspective. Unlike previous research that generally focuses on the execution procedures and their obstacles, this study highlights the factors underlying the revocation of execution and its integration with the principle of public interest in religious court practice

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, f. D., sururie, r. W., & mukhlas, o. S. (2023). Analisis putusan hakim pengadilan agama kabupaten cirebon pada prosedur eksekusi sita jaminan perkara murabahah. 1(2), 71–81. Https://doi.org/10.59631/sshs.v1i2.99

Adi, m. F., panjaitan, b. S., & harahap, m. Y. (2022). Pelaksanaan eksekusi hak tanggungan dalam perkara pembiayaan murabahah melalui pengadilan agama medan. Jurnal hukum islam dan pranata sosial islam, 87–90. Https://doi.org/10.30868/am.v10i02.3150

Auda, j. (2021). Maqasid al-shariah as philosophy of islamic law. The international institute of islamic thought.

Ayu, k., & azzaki, m. A. (2024). Landasan filosofi pemikiran ekonomi syariah : maslahah sebagai prinsip ekonomi syariah. Jurnal ilmu-ilmu alqur’an, 5(2), 818–820.

Baihaki, a., & prasetya, m. R. B. (2021). Kewenangan absolut pengadilan agama dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 93 / puu- x / 2012. 15(2), 291.

Berkas perkara nomor 5.pdf. (n.d.).

Dewi, k., & jamal, h. K. (2025). Konsep keadilan dalam ekonomi syariah. Al-muzdahir : jurnal ekonomi syariah, 07(02), 194–196.

Fahmi, i. (2025). Sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama jakarta selatan: analisis jenis sengketa, akad perikatan dan tantangan penyelesaian. Journal of social and economics research, 7(1), 1478–1482.

Fathiyah, s., & nurhasanah. (2020). Eksekusi jaminan hak tanggungan nasabah wanprestasi akad musyarakah dalam perspektif perlindungan konsumen. Jurnal hukum replik, 7(1).

Firdaus, a. F. N., aina, i., ridhotullah, m. V., & sinwani. (2025). Problematika eksekusi hak tanggungan dalam perbankan syariah terhadap efektifitas pasal 20 uuht problematika eksekusi hak tanggungan dalam perbankan syariah terhadap efektifitas pasal 20. 3(6), 5–7.

Harun, i. A. (2022). Implementasi konsep maslahah mursalah dalam ekonomi islam menurut tokoh islam dan jumhur ulama. Jurnal economina, 1(3), 564–568.

Hibaturohman, i., & ayu, d. (2024). Konsep maslahah mursalah dalam menghadapi ketimpangan ekonomi di era modern: prespektif ekonomi islam. Iqtishad sharia: jurnal hukum ekonomi syariah dan keuangan islam, 2(1), 27–28.

Ibrahim, j. (2021). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif dan empiris. Bayumedia.

Ira, m. (2022). Kewenangan penyelesaian sengketa ekonomi syariah pasca uu no. 3 tahun 2006 tentang peradilan agama. 1(2), 266.

Jasmine, o., jannah, n., soviana, v., apriliani, n. R., risky, s. A., islam, u., agung, s., kulon, t., & semarang, k. (2026). Efektivitas pelaksanaan hak tanggungan sebagai jaminan kredit dalam menjamin kepastian hukum bagi kreditur. Jurnal media akademik, 4(1), 6–8.

Jumiati. (2021). Eksekusi jaminan hak tanggungan pada perbankan syariah (studi kasus pada pengadilan agama banjarbaru) [uin antasari banjarmasin]. Https://idr.uin-antasari.ac.id/28020/

Khallaf, a. W. (1994). Ilmu ushul fiqh. Dina utama semarang. Https://books.google.co.id/books?id=sv0meaaaqbaj&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Marzuki, p. M. (2020). Teori hukum (ke-1). Kencana. Https://books.google.co.id/books?id=56d_dwaaqbaj&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false

Miles, m. B., & huberman, a. M. (1994). Qualitative data analysis: an expanded sourcebook (rebecca ho). Sage.

Mukhlis, u. K., & patimah. (2020). Dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama gorontalo kelas 1a. Jurnal ilmiah mahasiswa hukum keluarga islam, 2(1).

Noor, a., solihah, i. N., dewata, m. I., widyahastuti, m., & najmi, n. (2023). Kompleksitas pelaksanaan eksekusi hak tanggungan: analisis kesulitan eksekusi, ketidakseimbangan informasi, birokrasi & kepemilikan properti. Journal of social science research, 3(5).

Rahmah, s., & darwis, s. Z. A. (2025). Maslahah mursalah in islamic economic philosophy. International journal of sharia business management, 4(1), 12–15. Https://doi.org/10.51805/ijsbm.v4i1.250

Rahmarisa, f., yudha, t. K., azim, f., & pasaribu, d. F. (2024). Jekkp ( jurnal ekonomi keuangan dan kebijakan publik ) perkembangan keuangan syariah di indonesia : sebuah tinjauan deskriptif. 6(2), 50–51.

Rahmawati, t. (2021). Hak tanggungan sebagai jaminan perlindungan hukum bagi para pihak dalam pembiayaan di perbankan syariah. 1(1), 153–154.

Ramadita, i. Y. A., & yunanto. (2023). Analisis pelaksanaan lelang sebagai tindak lanjut eksekusi hak tanggungan perspektif undang-undang nomor 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan atas tanah beserta benda- benda yang berkaitan dengan tanah. Al-manhaj: jurnal hukum dan pranata sosial islam, 5(2), 1310. Https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i2.2975

Reglement op de rechtsvordering (rv), pub. L. No. Staatsblad 1847 no. 52 jo. Staatsblad 1849 no. 63, 51 (1847).

Saleh, m. F. M., ridwan, m. S., sinilele, a., & hasbi. (2025). Implementasi maqashid syari’ah dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah (studi kasus pada pengadilan agama kabupaten maros). Qtishaduna: jurnal ilmiah mahasiswa jurusan hukum ekonomi syariah, 6(3), 596–600.

Sjahdeini, s. R. (2018). Perbankan syariah: produk-produk dan aspek hukumnya (ke-3). Kencana. Https://books.google.co.id/books?id=bn-2dwaaqbaj&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false

Sudirman. (2023). Harmonisasi akad pembiayaan syariah terhadap jaminan hak tanggungan. Media luris, 6(1), 153–154. Https://doi.org/10.20473/mi.v6i1.40113

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan r&d (27th ed.). Alfabeta.

Undang-undang republik indonesia nomor 4 tahun 1996, pub. L. No. 4 (1996).

Warsidi, khan, s. U., & suhartono. (2025). Implementasi maqāṣid al-syarī‘ah dalam pertimbangan hakim pada sengketa ekonomi syariah. 14(3), 352–253.

Yanti, n. (2022). Konsep mashlahah mursalah perspektif ekonomi islam. Jurnal ekonomi islam, 8(2), 314–318.

Zahro, a. L., fasa, m. I., & fasa, m. I. (2022). Analisis penyelesaian sengketa ekonomi syariah secara non litigasi. Reslaj: religion education social laa roiba journal, 4(2), 338. Https://doi.org/10.47476/reslaj.v4i2.716

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Wati, S. S., Rizqi, R., & Rahmaningsih, A. A. (2026). Pencabutan Permohonan Eksekusi Hak Tanggungan dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah (Studi Perkara Nomor 5/Pdt.Eks/2023/PA.Sdn) Ditinjau dari Teori Maslahah Mursalah . Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA, 5(1). https://doi.org/10.32939/acm.v5i1.6967

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.