IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA RELIGI DAN HERITAGE SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA UNGGULAN DI KOTA MEDAN

Authors

  • Annisa Rafsanjany Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Shelly Tipany Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Aziza Asma Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Riqotul Qolbih Mukminin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Sarmoko Saridi Politeknik Unggulan Cipta Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.32939/jd.v5i1.6899

Keywords:

Marketing Communication, Religious Tourism, Heritage, Tourism Attractions, Medan City

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi pemasaran pada destinasi wisata religi dan heritage di Kota Medan, khususnya pada Masjid Agung Medan, Kuil Shri Mariamman, Museum Negeri Sumatera Utara, dan Masjid Al-Osmani. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain eksploratif untuk memahami komunikasi pemasaran yang berkembang melalui pengalaman spiritual, interaksi sosial, dan nilai historis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola destinasi, wisatawan, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran berlangsung secara organik melalui word of mouth, media sosial, dan pengalaman langsung pengunjung, bukan melalui strategi promosi formal yang terstruktur. Kegiatan keagamaan, kekuatan arsitektur bersejarah, fungsi edukatif, serta nilai multikultural menjadi faktor utama yang memperkuat daya tarik wisata. Penelitian ini juga menemukan bahwa komunikasi pemasaran berbasis pengalaman mampu mendukung hubungan sosial dan moderasi beragama dalam masyarakat multikultural Kota Medan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya integrasi komunikasi digital dengan nilai budaya lokal dan spiritual dalam pengembangan strategi pemasaran pariwisata yang berkelanjutan. Orisinalitas penelitian terletak pada fokus kajian terhadap komunikasi pemasaran organik berbasis pengalaman pada destinasi wisata religi dan heritage.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armanda, D. (2024). Strategi komunikasi dakwah dalam pengembangan wisata religi berbasis masyarakat. Al-Mausu’ah: Jurnal Studi Islam, 5(2), 1–9.

Belch, G. E., & Belch, M. A. (2021). Advertising and Promotion: An Integrated Marketing Communications Perspective (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2015). Smart tourism destinations enhancing tourism experience through personalization of services. In Information and Communication Technologies in Tourism 2015 (pp. 377–389). Springer.

Damastuti, R., Aji, K., & Mahendra, I. (2023). Penerapan bauran komunikasi pemasaran pada wisata religi: Studi kasus wisata religi Mlangi. Jurnal Komunikasi Pariwisata, 5(2), 45–58.

Fahrezy, A. F., & Hamid, R. Al. (2021). Moderasi beragama dalam masyarakat multikultural Indonesia. Living Islam: Journal of Islamic Discourses, 4(2), 155–170.

Fathimah, V. (2024). Pengembangan media sosial sebagai strategi komunikasi destinasi wisata di Kota Medan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(1), 26–33.

Fikri, M. E. (2019). Kajian destinasi wisata halal Kota Medan dalam persepsi pemasaran wisata. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 11(1), 263–270.

Hennig-Thurau, T., Gwinner, K. P., Walsh, G., & Gremler, D. D. (2015). Electronic word-of-mouth via consumer-opinion platforms: What motivates consumers to articulate themselves on the Internet? Journal of Interactive Marketing, 18(1), 38–52.

Kavaratzis, M., & Hatch, M. J. (2018). The dynamics of place brands: An identity-based approach to place branding theory. Marketing Theory, 13(1), 69–86.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing Management (16th ed.). Pearson Education.

Maritza, S. D. (2021). Sejarah dan perkembangan Masjid Al-Osmani Medan. Jurnal Warisan Budaya Nusantara, 14(2), 131–138.

Nasution, F. A., Sazali, H., & Rasyid, A. (2024). Komunikasi pariwisata dalam pengembangan brand image objek wisata lokal Kota Medan. Gudang Jurnal Multidisiplin, 2(3), 197–202.

Nasution, R., & Alfridayanti, S. (2023). Efektivitas komunikasi Disbudpar Kota Medan dalam memperkenalkan Masjid Raya Al-Osmani sebagai wisata religi. Jurnal Ilmu Komunikasi Pariwisata, 1(1), 1–9.

Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (2019). The Experience Economy. Harvard Business Review Press.

Prayag, G., Hosany, S., Muskat, B., & Chiappa, G. D. (2017). Understanding the relationships between tourists’ emotional experiences, perceived overall image, satisfaction, and intention to recommend. Journal of Travel Research, 56(1), 41–54.

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kebudayaan Kota Medan Tahun 2021–2026. (2021). Pemerintah Kota Medan.

Sinurat, H. (2020). Strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan minat berkunjung di Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Komunika, 9(1), 62–71.

UNWTO. (2022). Global Report on Cultural and Heritage Tourism. United Nations World Tourism Organization.

Wang, Y., & Pizam, A. (2018). Destination Marketing and Management: Theories and Applications. CAB International.

Xiang, Z., & Gretzel, U. (2017). Role of social media in online travel information search. Tourism Management, 31(2), 179–188.

Yunus, E., & Hasanah, U. (2021). Komunikasi pemasaran digital pada pengembangan wisata berbasis budaya lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 85–97.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Nasution, A. R., Tipany, S., Siregar, A. A., Mukminin, R. Q., & Saridi, S. (2026). IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA RELIGI DAN HERITAGE SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA UNGGULAN DI KOTA MEDAN. Journal of Da’wah, 5(1), 111–124. https://doi.org/10.32939/jd.v5i1.6899

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.