LATIHAN ASERTIF BAGI SISWA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH

Authors

  • Dosi Juliawati

Abstract

Bullying merupakan istilah untuk tindakan kekerasan atau penindasan yang dilakukan oleh pihak yang lebih kuat baik dari segi umur, kekuatan, kekuasaan kepada pihak yang lemah. Bentuk dari perilaku bullying yaitu bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental/psikologis yang dapat berdampak buruk kepada korbannya, seperti lebam, luka, sakit, penakut, dan lain sebagainya dan untuk jangka panjang yaitu terganggunya kondisi psikologis dan penyesuaian sosial yang buruk. Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor memiliki peranan penting dalam mencegah dan menanggulangi bullying di sekolah salah satunya dengan latihan asertif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, R. P. 2008. Meredam Bullying (3 Cara Efektif Mengatasi Kekerasan pada Anak). Jakarta:
Grasindo.
Beane, A. L. 2008. Protect Your Child From Bullying. San Fransisco: Jossey-Bass.
Colorosa, B. 2007. Stop Bullying (Memutus Rantai Kekerasan Anak dari Prasekolah Hingga SMU).
Jakarta: Ikrar Mandiri Abadi.
Corey, Gerald. 2007. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.
Ida Novianti. 2008. “Fenomena Kekerasan di Lingkungan Pendidikan”. Jurnal Pemikiran Alternatif
Pendidikan. Vol. 13 (2): 324 – 338.
Nursalim, Mochamad. 2005. Strategi Konseling. Surabaya: Unesa University Press.
Riauskina dkk. 2005. ”Gencet-gencetan” di Mata Siswa/Siswi Kelas 1 SMA: Naskah Kognitif
Tentang Arti, Skenario, dan Dampak ”Gencet-Gencetan”. Jurnal Psikologi Sosial, 12 (01): 1
– 13.
Sunardi. 2010. “Latihan Asertif”. Makalah disajikan dalam Seminar PLB UPI Bandung, Bandung,
2010
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Yayasan Semai Jiwa Insani. 2008. Bullying: Mengatasi Kekerasan di Sekolah dan Lingkungan.
Jakarta: Grasindo.
. 2012. Ini Dia 5 Kasus Bullying SMA di Jakarta. Diunduh di http://forum.detik.com tanggal
31 Oktober 2013.

Downloads

Published

2016-11-25

Issue

Section

Articles