KONTESTASI KOMUNIKASI DAKWAH SALAFI DAN KULTURAL DALAM TRADISI MAULID NABI DI INDONESIA

Penulis

  • Tomi Hendra Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Sefriono Sefriono UIN Imam Bonjol Padang
  • Eka Putra Wirman UIN Imam Bonjol Padang
  • Zulfis Zulfis UIN Imam Bonjol Padang
  • Ratna Dewi STAI Al-Hikmah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32939/jd.v5i1.6733

Kata Kunci:

Cultural da'wah, Salafi da'wah, da'wah communication, Maulid tradition., Cultural Da'wah, Salafi Da'wah, Da'wah Communication, Maulid Tradition

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontestasi antara dakwah salafi dan kultural dalam tradisi perayaan Maulid Nabi di Indonesia dari perspektif komunikasi dakwah. Studi ini muncul dari kebutuhan untuk memahami bagaimana perbedaan strategi dakwah memengaruhi pembentukan identitas keagamaan dan legitimasi praktik keagamaan dalam masyarakat Muslim yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis konten kualitatif terhadap artikel, buku, dokumen organisasi Islam, serta narasi dakwah terkait Maulid Nabi dan dakwah Salafi. Unit analisis meliputi narasi, argumentasi, dan wacana komunikasi dakwah yang dianalisis melalui kerangka teori komunikasi dakwah dan teori identitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua pola komunikasi dakwah yang berbeda. Dakwah kultural menggunakan pendekatan persuasif, dialogis, dan adaptif melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan tradisi budaya lokal yang berfungsi memperkuat solidaritas sosial serta memfasilitasi internalisasi nilai-nilai keagamaan. Sebaliknya, dakwah Salafi menekankan pendekatan skripturalis, normatif, dan korektif berdasarkan legitimasi tekstual Al-Qur’an dan Sunnah, sehingga menempatkan praktik Maulid sebagai bid’ah. Kontestasi ini mencerminkan perbedaan orientasi komunikasi, pembentukan identitas sosial, dan perebutan otoritas dalam interpretasi agama. Penelitian ini terbatas pada studi pustaka dan wacana tekstual, sehingga belum meneliti pengalaman empiris pelaku dakwah maupun dinamika dakwah di media digital. Temuan ini memberikan panduan bagi praktisi dakwah untuk menyesuaikan strategi komunikasi sesuai dengan konteks sosial-budaya, serta memahami implikasi kontestasi dakwah terhadap penerimaan sosial dan identitas keagamaan. Penelitian ini menempatkan tradisi Maulid Nabi sebagai arena kontestasi komunikasi dakwah serta memberikan kontribusi baru dalam studi komunikasi dakwah dengan menekankan interaksi agama, budaya, dan legitimasi religius dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bahar, M. (2022). Dakwah Salafiyah: Dialektika Masyarakat Beragama Dengan Perkembangan Sosial Di Indonesia. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik, 5(2), 18–28. https://doi.org/10.54783/japp.v5i2.597

Hafid, W. (2020). MENYOAL GERAKAN SALAFI DI INDONESIA (Pro-Kontra Metode Dakwah Salafi). Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 2, 29–48. http://jurnal.fai.umi.ac.id/index.php/tafaqquh/article/view/87

Hasyim, A. (2019). Teologi Muslim Puritan : Genealogi dan Ajaran Salafi (S. H. I. Eli Ermawati MS, Lc. (ed.)). Yayasan Wakaf Darus-Sunnah.

Heru Purwoliyanto. (2025). Islam dan Kearifan Lokal: Kajian Literatur Tentang Relasi Budaya dan Agama di Indonesia. TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 5(5), 4489–4504.

Huda, I. W. A. U., & Farikhah. (2023a). Al-Adabiya. 18(2), 151–164. https://doi.org/10.37680/adabiya.v18i2.2461

Huda, I. W. A. U., & Farikhah, F. (2023b). Cinta Rasul dalam Grebeg Tahu: Studi Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Desa Sumbermulyo, Kabupaten Jombang. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 18(2), 151–164. https://doi.org/10.37680/adabiya.v18i2.2461

Khosyiah, F. (2018). Living Hadis dalam Kegiatan Peringatan Maulid Nabi di Pesantren Sunan Ampel Jombang. Journal Living Hadis, 3(1), 23. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1363

Maimanah, M., Nor’ainah, N., Khatimah, H., & Basrian, B. (2024). Analisis Sikap Salafi dalam Praktek Keagamaan: Studi Komparatif di Media Sosial. Journal of Education Research, 5(3), 2734–2745. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1240

Muhammad Rozani & Alim Bahri. (2023). Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial dalam Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka. Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 93–105. https://doi.org/10.30997/jsh.v14i1.6236

Nasution, U. F., Lubis, S., Mutiara, S., & Suryadi, I. (2025). Perlombaan Keagamaan pada Momen Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pematang Guntung Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Universitas Al Washliyah Medan , Indonesia Article History : Keywords : Community Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(September).

Nur Kholis, Puspitasari, E., & Hariyadi. (2023). Dinamika Gerakan Dakwah Salafi pada Masyarakat Multikultur di Indonesia. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(2), 52–65. https://doi.org/10.55623/au.v4i2.233

Sefriyono. (2015). Kaum salafi (N. Shalihin (ed.)). Imam Bonjol Press.

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Hendra, T., Sefriono, S., Wirman, E. P., Zulfis, Z., & Dewi, R. (2026). KONTESTASI KOMUNIKASI DAKWAH SALAFI DAN KULTURAL DALAM TRADISI MAULID NABI DI INDONESIA. Journal of Da’wah, 5(1), 26–42. https://doi.org/10.32939/jd.v5i1.6733

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.