STRATEGI DAKWAH MAJELIS TAKLIM PERMATA ANISA DESA KOTO KERAS DALAM MENARIK MINAT KEIKUTSERTAAN REMAJA PEREMPUAN
DOI:
https://doi.org/10.32939/jd.v5i1.6889Kata Kunci:
Strategi Dakwah, Minat, Majelis Taklim, Remaja PerempuanAbstrak
Majelis taklim berperan strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas remaja perempuan, namun rendahnya partisipasi generasi muda menunjukkan perlunya strategi dakwah yang lebih adaptif dan kontekstual. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Majelis Taklim Permata Anisa di Desa Koto Keras menerapkan strategi dakwah untuk menarik minat keikutsertaan remaja perempuan dalam kegiatan keagamaan. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman subjektif remaja perempuan, dengan delapan informan yang terdiri dari pengurus majelis dan remaja perempuan berusia 15–24 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang dipadukan dengan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), meliputi sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Hasil temuan menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi remaja perempuan disebabkan oleh kombinasi faktor: strategi promosi yang terbatas dan minimnya pemanfaatan media digital, dominasi kelompok dewasa yang membentuk norma subjektif negatif, serta format kegiatan yang kurang interaktif sehingga menurunkan perceived behavioral control remaja. Remaja perempuan menunjukkan preferensi terhadap kegiatan yang lebih kolaboratif, interaktif, dan disesuaikan dengan kelompok sebaya. Keterbatasan penelitian terkait dengan cakupan lokasi dan jumlah informan, sehingga generalisasi terbatas pada konteks masyarakat pedesaan setempat. Secara praktis, majelis taklim dapat meningkatkan partisipasi melalui promosi digital, pembentukan divisi khusus remaja, serta pengembangan format kegiatan interaktif berbasis life skills. Temuan ini menegaskan bahwa revitalisasi majelis taklim memerlukan pendekatan strategis yang mengintegrasikan teknologi, psikologi sosial, dan partisipasi remaja, membuka peluang bagi majelis taklim di masa depan untuk menjadi ruang keagamaan inklusif yang adaptif, kreatif, dan relevan bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika sosial dan digitalisasi dakwah.
Unduhan
Referensi
Adde, E. A. (2022). STRATEGI DAKWAH KULTURAL DI INDONESIA. Dakwatul Islam, 7(1), 59–76. https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v7i1.573
Alvin Dian Pramuja. (2024). WOMEN’S CREATIVITY IN DA’WAH: CREATING SPACE FOR INCLUSIVE PARTICIPATION AND LEADERSHIP (CASE STUDY OF MAJLIS TA’LIM AL-MUBAROKAH, KARANG SARI VILLAGE, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE). Proceeding of International Conference on Education and Sharia, 1, 483–492. https://doi.org/10.62097/ices.v124.77
Arikarani, Y. (2017). PERAN MAJELIS TAKLIM SEBAGAI PENDIDIKAN ALTERNATIF DALAM MEREVITALISASI PENGETAHUAN AGAMA.
Azhari, A., Karwati, L., & Novitasari, N. (2021). PARTISIPASI ORGANISASI PEMUDA MASJID DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN KEAGAMAAN. 2(1).
Cherly Marlina, W. K. S. (2023). Strategi Dakwah Tokoh Agama Dalam Meningkatkan Nilai KeIslaman Masyarakat Di Kudus, Al-Jamahiria: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam. 2023-12-31, Vol. 1 No. 2 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.30983/al-jamahiria.v1i2.7655
Creswell J.W. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Efendy, E., Fajar, M. I., Masdan, N. A., & Syahbana Damanik, I. A. (2023). Fungsi Manajemen Dalam Produksi Siaran Dakwah. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 3(3), 1100–1108. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v3i3.3094
Hedynata, M. L., & Radianto, W. E. D. (2016). STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN LUSCIOUS CHOCOLATE POTATO SNACK. PERFORMA, 1(1), 87–96. https://doi.org/10.37715/jp.v1i1.108
Icek Ajzen. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Iim Siti Masitoh, Rika Purnamasari, & Usep Kurniawan. (2025). Meningkatkan Minat Remaja dalam Mengkuti Kajian Majelis Ta’lim Melalui Sosialisasi Keagamaan. Subservire: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 99–107. https://doi.org/10.30762/subservire.v2i2.2115
M Teguh, T. N. (2023). TEKNIK PENGUMPULAN DATA KUANTITATIF DAN KUALITATIF PADA METODE PENELITIAN, Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Volume 08 Nomor 03, Desember 2023.
Mariam, M. (2019). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MAJELIS TAKLIM: PENGUATAN DAN PERANANNYA DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIMAH. Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 5(02), 141. https://doi.org/10.32678/lbrmasy.v5i02.2471
Miles & Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif, Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1992, hlm. 16.
Panjaitan, R. M., & Surya, M. A. (2024). MANAJEMEN MAJELIS TAKLIM DALAM MENINGKATKAN MINAT PEREMPUAN MENGIKUTI PENGAJIAN RUTIN DI HAWARIYYUN COMMUNITY RANTAU PRAPAT, LABUHANBATU. 6(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/jrmdk.v6i1.29458
Rizal, S. (2022). Minat remaja dalam mengikuti kajian keagamaan. Jurnal Studi Keislaman. 5(2), 112-128. 6(2).
Sugiyono. (2022). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF, DAN R&D (Edisi Ke-29). ALFABETA BANDUNG.
Suyatno, E., & Tukiran, M. (2024). Menelusuri Dunia Pelayanan Kesehatan dalam Budaya Organisasi: Systematic Literature Review.
Yulianto, Y. A., Castrawijaya, C., & Jakarta, U. S. H. (2025). TRANSFORMASI LEMBAGA DAKWAH MELALUI KEPEMIMPINAN INOVATIF DAN KREATIF. 6(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tata Mutiara, Adriansyah Muftitama

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


